Bisnis asuransi pengangkutan barang (marine cargo insurance) di
Indonesia semakin menggeliat seiring pertumbuhan ekonomi yang positif
selama tiga tahun terakhir. Asuransi pengangkutan adalah produk asuransi yang bertujuan untuk
memberikan proteksi terhadap barang yang diangkut baik melalui darat,
laut maupun udara.
Asuransi pengangkutan diperuntukan bagi pemilik
barang baik perseorangan, lembaga ataupun perusahaan, yang memerlukan
perlindungan atas pengangkutan barang. Baik itu pengangkutan dengan
menggunakan armada sendiri maupun yang menggunakan jasa perusahaan
pengangkutan.
LAND TRANSIT
Memberikan proteksi atas barang yang diangkut via sarana angkutan darat
terhadap risiko kecelakaan alat angkut, pencurian/perampokan,
kebakaran/ledakan, termasuk selama dalam penyeberangan dengan ferry
AIR TRANSIT
Memberikan proteksi atas barang yang diangkut via sarana angkutan udara
terhadap risiko kecelakaan alat angkut, pencurian/perampokan,
kebakaran/ledakan.
MARINE CARGO
Memberikan proteksi atas barang yang diangkut via sarana angkutan laut
terhadap risiko/bahaya laut maupun risiko/bahaya di atas laut seperti
kapal tenggelam, karam, tabrakan, badai, topan, kebakaran, pencurian,
termasuk pengorbanan/penyelamatan umum
Jenis Kondisi untuk Asuransi Pengangkutan
Ada tiga kondisi yang paling sering dipakai dalam asuransi pengangkutan.
Kondisi itu antara lain :
- Institute Cargo Clauses "A" 1/1/82
- Institute Cargo Clauses "B" 1/1/82
- Institute Cargo Clauses "C" 1/1/82
Setiap kondisi
tersebut memberikan luas jaminan yang berbeda, sebagai contoh, dimana
Institute Cargo Clauses "A" 1/1/82 memiliki lingkup jaminan yang paling
luas, Institute Cargo Clauses "B" 1/1/82 memiliki lingkup jaminan yang
lebih sedikit, dan Institute Cargo Clauses "C" 1/1/82 memiliki lingkup
jaminan yang paling sedikit.
• Institute Cargo Clause A (ICC A),
Menjamin seluruh kerugian
terkecuali risiko-risiko yang tercatat sebagai “Pengecualian”, termasuk
Biaya Penyelamatan (General Average), Salvage, dan Beban tanggung jawab
Both to Blame Collision (dalam kasus tabrakan kapal)
• Institute Cargo Clause B (ICC B),
Menjamin
risiko-risiko kebakaran, ledakan, kandas, tenggelam,terdampar,terbalik,
tabrakan, pembongkaran, gempa, letusan gunung, petir,tindakan
penyelamatan,masuknya air lau,total loss per packing,biaya penyelamatan
dan salvage , beban Both to Blame Collision.
• Institute Cargo Clause C (ICC C),
Menjamin
risiko-risiko kebakaran, ledakan,kandas, tenggelam,terdampar,terbalik,
tabrakan benturan dengan benda lain,pembongkaran,biaya penyelamatan, dan
salvage,beban Both to Blame Collision.
Pilihan Jaminan tambahan (optional) diantaranya.
• Institute StrikeClause
Dengan
jaminan terhadap risiko pemogokan, penghalangan kerja/pekerja, gangguan
kerja, kerusuhan, huru-hara sipil, aksi teroris, aksi dengan motif
politik, biaya penyelamatan (General Average) dan biaya salvage.
• Institute War Clause
Dengan
jaminan terhadap risiko perang, perang saudara, pemberontakan, tindakan
kekerasan dari dan atau melawan penguasa, penangkapan, pengambilalihan,
penahanan berkaitan dengan risiko yang disebut diatas, ranjau, torpedo,
bom atau senjata perang yang ditinggalkan, biaya penyelamatan dan
salvage atas kerugian akibat risiko yang disebut diatas.
|
|
Kondisi
|
Risiko
|
A
|
B
|
C
|
| Kebakaran atau
peledakan |
Ya
|
Ya
|
Ya
|
| Kapal kandas, tenggelam
atau terbalik |
Ya
|
Ya
|
Ya
|
| Tabrakan alat angkut dengan
benda lain selain air |
Ya
|
Ya
|
Ya
|
| Alat pengangkut darat selip
atau terbalik |
Ya
|
Ya
|
Ya
|
| Pembongkaran muatan di
pelabuhan darura |
Ya
|
Ya
|
Ya
|
| Pembuangan dengan sengaja
barang ke laut untuk penyelamatan perjalanan |
Ya
|
Ya
|
Ya
|
| Biaya kontribusi
penyelamatan perjalanan |
Ya
|
Ya
|
Ya
|
| Gempa bumi, letusan gunung
berapi atau petir |
Ya
|
Ya
|
Tidak
|
| Jatuhnya barang ke laut
karena tersapu ombak |
Ya
|
Ya
|
Tidak
|
| Masuknya air laut, air
danau, air sungai |
Ya
|
Ya
|
Tidak
|
| Kerugian total setiap paket
barang selama bongkar/muat barang |
Ya
|
Ya
|
Tidak
|
| Gempa bumi, letusan gunung api, petir |
Ya
|
Ya
|
Tidak
|
| Kerusakan akibat air laut/danau/sungai |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Keringat dan Panas |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Cuil dan Gores |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Tikus dan binatang kecil |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Pencurian, penyerobotan dan/atau tidak
terkirim |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Pecah, bengkok dan/atau lekuk |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Kebocoran dan/atau kekurangan |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Pencemaran |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Perbuatan jahat |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Pembajakan/perompakan |
Ya
|
Tidak
|
Tidak
|
| Kebocoran, berkurangnya berat atau volume, atau
keausan yang wajar |
Tidak
|
Tidak
|
Tidak
|
| Keterlambatan, dan kehilangan keuntungan |
Tidak
|
Tidak
|
Tidak
|
| Pengemasan atau persiapan yang kurang sesuai
atau kurang memadai |
Tidak
|
Tidak
|
Tidak
|
| Kerusakan mekanik, atau kerusakan elektrik |
Tidak
|
Tidak
|
Tidak
|
| Karat, Oksidasi, Perubahan warna, Kontaminasi |
Tidak
|
Tidak
|
Tidak
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Perbandingan risiko-risiko yang dijamin dalam ICC "A", "B" dan "C" :
- Institute War Clauses 1/1/82
- Institute Strikes Clauses 1/1/82
|
| Catatan: Semua keterangan diatas merupakan gambaran umum, kondisi rinci ditetapkan berdasarkan syarat dan kondisi polis. |
|

HARGA PERTANGGUNGAN
Harga pertanggungan, merupakan Nilai dari tiap harta benda yang diasuransikan berdasarkan Invoice /faktur dan/atau harga pasar.
Unsur Harga Pertanggungan
• Harga Barang (Cost/Price)
• Biaya pengangkutan
• Premi Asuransi (optional).
• Perkiraan Keuntungan (optional – umumnya 10% dari harga barang).
BIAYA / PREMI ASURANSI
Jumlah Premi yang dibebankan pada Anda merupakan hasil perkalian antara:
TARIF PREMI X JUMLAH TOTAL HARGA PERTANGGUNGAN
Tarif
Premi Asuransi Pengangkutan ditentukan oleh luas/jenis risiko yang
dikehendaki dan sifat penggunaan dari harta benda yang diasuransikan.
*KAMI DAPAT MELAYANI PENGURUSAN ASURANSI PENGANGKUTAN ANDA*